Langsung ke konten utama

Apa itu Iklan Kemitraan (Branded Content)

Iklan Kemitraan (Branded Content) 

FITUR MONETISASI IKLAN KEMITRAAN DI FACEBOOK

APA ITU?

Iklan Kemitraan (Branded Content) adalah fitur monetisasi yang memungkinkan kreator atau pemilik halaman berkolaborasi dengan merek (brand) untuk membuat konten bersponsor. Jadi, kreator bikin konten seperti biasa, tapi atas kerja sama dengan suatu brand — dan brand tersebut bayar untuk itu.

BAHASA SEDERHANANYA:

Ini seperti endorse, tapi resmi lewat Facebook. Kreator dan brand bekerja sama, lalu brand bisa ikut menampilkan logonya di konten kreator, bahkan mempromosikannya juga (dengan iklan berbayar).

CONTOH KASUS SEDERHANA:

Misalnya, kamu seorang kreator video di Facebook dan punya banyak followers. Lalu ada brand kopi yang ingin bekerja sama.

Kamu bikin video lagi ngopi santai sambil cerita manfaat ngopi pagi-pagi.

Kamu tandai brand kopi itu sebagai "Mitra Bisnis" di video tersebut.

Nantinya, di postinganmu akan muncul tulisan: "Dengan [Nama Brand]"

Brand bisa membayar kamu, dan mereka juga bisa boosting videomu pakai iklan.

KEUNTUNGAN BUAT KREATOR:

Dapat penghasilan langsung dari brand.

Terlihat lebih profesional karena kerjasama lewat jalur resmi.

Potensi jangkauan lebih luas karena brand bisa bantu promosi.

KEUNTUNGAN BUAT BRAND:

Bisa menjangkau audiens si kreator yang sudah punya pengikut setia.

Bisa mengatur iklan langsung dari konten yang ditandai.

SYARAT DASAR UNTUK AKTIFKAN:

Halaman harus memenuhi Kebijakan Monetisasi Facebook.

Harus sudah punya followers dan engagement yang cukup.

Sudah aktif dan konsisten membuat konten orisinil.


Iklan kemitraan di Facebook Pro adalah fitur yang memungkinkan kreator atau pemilik halaman untuk bekerja sama dengan merek atau bisnis lain dalam menciptakan konten yang akan dipromosikan sebagai iklan. Fitur ini memungkinkan kreator untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari kolaborasi tersebut, sekaligus membuat konten yang lebih autentik dan menarik bagi audiens.

Kreator dapat mendapatkan penghasilan dari kemitraan dengan merek, selain dari penghasilan iklan otomatis di Facebook.

Jadi intinya sebuah kerjasama dengan brand atau perusahan merk tertentu dengan cara kolaborasi yg mana nnti mengiklankan postingan dengan label kemitraan berbayar 🥴

Klo ini memang sasaranya utk akun yg berkembang yg sudah punya branding sendiri, klo Kek akunku mungkin blm ada yg minat kerjasama, klo ada mungkin tukang cilok suruh promosiin ciloknya 😁😁🙏

L

#monetisasi #iklankemitraan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran (views) di konten kita, kalian bisa mencoba beberapa tips berikut: - Buat konten berkualitas: Pastikan konten Anda menarik, informatif, menghibur, dan menginspirasi.  - Posting secara konsisten: Posting konten secara rutin untuk menjaga minat audiens.  - Optimasi durasi dan format video: Video pendek (1-3 menit) cocok untuk engagement cepat, sementara video lebih panjang (5-10 menit) bisa meningkatkan total jam tayang. - Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan: Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.  - Tingkatkan interaksi: Ajak audiens berinteraksi dengan menanggapi komentar dan pesan.  - Manfaatkan tren dan challenge: Sertakan elemen viral seperti musik, hashtag, atau isi konten yang sedang banyak dibicarakan saat itu.  - Optimasi caption dan hashtag: Caption yang menarik perhatian dapat mendorong audiens untuk menonton konten.  - Libatkan pendukung merek: Libatkan pendukung merek An...

bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang?

Pernah ngerasa udah capek bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang? 😞" Aku pernah banget ada di fase itu. Rasa semangat ngonten yang tadinya gede, tiba-tiba menciut karena ngerasa kayak “kok gini-gini aja ya?” Padahal udah posting rutin, udah nyobain berbagai gaya, tapi hasilnya? Masih zonk. Sampai akhirnya aku pelan-pelan belajar... Bukan soal seberapa sering postingnya, tapi gimana cara kita bikin facebook percaya sama konten kita. Ternyata, ada beberapa hal penting yang dulu aku lewatin: 🌟 Detik pertama itu penentu hidup matinya konten kita. Kalau video kita gagal narik perhatian di 3 detik awal, yaudah... sayang banget, bisa nggak disebarin lebih luas. Makanya hook awal harus bener-bener kuat, jangan asal lewat. 🌟 Jangan terlalu loncat-loncat tema. Dulu aku bikin konten seenaknya, hari ini ngomongin A, besok B, lusa C. Ternyata itu bikin algoritma bingung: “Kamu ini mau dikenal sebagai apa?” Akhirnya aku fokus di 1 tema utama, dan pelan-pelan Instagram mula...