Langsung ke konten utama

6 jenis konten yang tidak bisa di Monetisasi sampai kapanpun

Jadi sahabatku 6 jenis konten yang tidak bisa di Monetisasi sampai kapanpun juga.

1.Poling Gambar Diam.

Konten dengan tujuan meningkatkan interaksi dengan cara mengajak atau bertanya ke penonton untuk memancing komentar 

2.Gambar Slide.

foto yg di susun berurutan dan di jadikan slide, di posting jalur video rells atau VOD

3. Video Looping.

Video pendek (misal 3 detik) di sambung berulang ulang supaya bisa jadi video panjang dengan video yg itu itu  juga Sahabatku.

4. Montage Teks.

Konten yang menampilkan gambar diam dengan di lapisi teks (di posting di jalur rells atau VOD)

Jadi yg berjalan teks nya saja, sementara gambar nya diam seperti foto atau hasil screenshot.

5. Iklan Sematan.

Konten yang memutar iklan, menawarkan produk.

Contohnya, mempromosikan suatu dagangan, menampilkan produk tertentu dengan jelas, mengundang orang lain untuk klik tautan dan lain sebagainya.

6.Video Statis.

Foto yg di posting di jalur rells, (gambar diam dan di jadikan video tanpa gerakan apapun)

Jadi sahabatku posting lah pada tempat nya ya,

1. posting foto atau teks di jalur nya yaitu di beranda ( apa yang anda pikirkan)

2.posting video pendek rells, di jalur yg khusus rells

3. posting VOD video panjang di jalur VOD (tempat posting nya sama di tempat posting foto yaitu apa yang anda pikirkan).

Seangat perjuangan 💪

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran (views) di konten kita, kalian bisa mencoba beberapa tips berikut: - Buat konten berkualitas: Pastikan konten Anda menarik, informatif, menghibur, dan menginspirasi.  - Posting secara konsisten: Posting konten secara rutin untuk menjaga minat audiens.  - Optimasi durasi dan format video: Video pendek (1-3 menit) cocok untuk engagement cepat, sementara video lebih panjang (5-10 menit) bisa meningkatkan total jam tayang. - Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan: Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.  - Tingkatkan interaksi: Ajak audiens berinteraksi dengan menanggapi komentar dan pesan.  - Manfaatkan tren dan challenge: Sertakan elemen viral seperti musik, hashtag, atau isi konten yang sedang banyak dibicarakan saat itu.  - Optimasi caption dan hashtag: Caption yang menarik perhatian dapat mendorong audiens untuk menonton konten.  - Libatkan pendukung merek: Libatkan pendukung merek An...

bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang?

Pernah ngerasa udah capek bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang? 😞" Aku pernah banget ada di fase itu. Rasa semangat ngonten yang tadinya gede, tiba-tiba menciut karena ngerasa kayak “kok gini-gini aja ya?” Padahal udah posting rutin, udah nyobain berbagai gaya, tapi hasilnya? Masih zonk. Sampai akhirnya aku pelan-pelan belajar... Bukan soal seberapa sering postingnya, tapi gimana cara kita bikin facebook percaya sama konten kita. Ternyata, ada beberapa hal penting yang dulu aku lewatin: 🌟 Detik pertama itu penentu hidup matinya konten kita. Kalau video kita gagal narik perhatian di 3 detik awal, yaudah... sayang banget, bisa nggak disebarin lebih luas. Makanya hook awal harus bener-bener kuat, jangan asal lewat. 🌟 Jangan terlalu loncat-loncat tema. Dulu aku bikin konten seenaknya, hari ini ngomongin A, besok B, lusa C. Ternyata itu bikin algoritma bingung: “Kamu ini mau dikenal sebagai apa?” Akhirnya aku fokus di 1 tema utama, dan pelan-pelan Instagram mula...

Apa itu Iklan Kemitraan (Branded Content)

Iklan Kemitraan (Branded Content)  FITUR MONETISASI IKLAN KEMITRAAN DI FACEBOOK APA ITU? Iklan Kemitraan (Branded Content) adalah fitur monetisasi yang memungkinkan kreator atau pemilik halaman berkolaborasi dengan merek (brand) untuk membuat konten bersponsor. Jadi, kreator bikin konten seperti biasa, tapi atas kerja sama dengan suatu brand — dan brand tersebut bayar untuk itu. BAHASA SEDERHANANYA: Ini seperti endorse, tapi resmi lewat Facebook. Kreator dan brand bekerja sama, lalu brand bisa ikut menampilkan logonya di konten kreator, bahkan mempromosikannya juga (dengan iklan berbayar). CONTOH KASUS SEDERHANA: Misalnya, kamu seorang kreator video di Facebook dan punya banyak followers. Lalu ada brand kopi yang ingin bekerja sama. Kamu bikin video lagi ngopi santai sambil cerita manfaat ngopi pagi-pagi. Kamu tandai brand kopi itu sebagai "Mitra Bisnis" di video tersebut. Nantinya, di postinganmu akan muncul tulisan: "Dengan [Nama Brand]" Brand bisa membayar kamu, ...