Langsung ke konten utama

Kenapa Akun Moenive Raja Singkong harus mosting 20 konten sehari

 Kenapa Akun Moenive Raja Singkong harus mosting 20 konten sehari. Karena kontennya tergolong konten lemah; tanpa biometriks (wajah dan suara), tanpa teks, tanpa narasi, tanpa estetika editing, tanpa musik dan durasi hanya 8—15 detik.


Sistem algoritma mungkin mendistribusikan kontennya ke relevan audience, tapi relevan audience yang berandanya sudah dilewati kontennya kemungkinan kehilangan sinyal karena minimnya metriks relevansi.


Berbeda dengan konten yang ada suara kreatornya, ada metriks relevansi yang sangat mendominasi, konten serupa akan kembali lagi pada audience yang pernah mendengarkan suara kreator dalam beberapa waktu.


Oleh karena itu untuk mempercepat sebaran konten semacam akun Moenive Raja Singkong, strategimya tidak mengandalkan titik balik konten ke beranda audience yang berandanya pernah dilewati, tapi dengan memperbanyak peluang audience untuk mengunjungi profil dan menonton beberapa konten di akun dia.


Ketika audience mengunjungi profil akun, disitulah sistem menditeksi mereka adalah audience relevan yang tidak lagi kehilangan sinyal metriks.

Akan muncul lagi konten serupa dari akun Monive Raja singkong di beranda orang yang pernah berkunjung ke profil dan menonton beberapa. Semakin banyak audience mengunjungi profil akun Moenive Raja Singkong semakin banyak relevan audience meski tidak follow akunnya.


Sedangkan konten video teks kutipan motivasi, doa, informasi yang tidak ada unsur suara kreator tergolong konten sedang, konten jenis ini memiliki pesan jelas yang ingin disampaikan ke audience.


Sistem algoritma akan mendistribusikan konten semacam ini ke relevan audience dari kata kunci yang terkandung dalam video bukan dari biometriks (suara/wajah), audience yang berandanya pernah dilewati konten seperti ini kemungkinan juga masih kehilangan sinyal karena sedikitnya metriks relevansi, tapi karena pesan yang disampaikan kuat ke audience, konten mudah dishare, disave dikunjungi profil akun dan difollow.


Setiap audience yang pernah melakukan share, save, mengunjungi profil, menonton beberapa konten, akan dianggap sebagai relevan audience oleh sistem dan akan menerima sebaran konten-konten selanjutnya di beranda mereka meski tidak follow akun.


Dan konten biometriks dengan suara asli kreator baik dengan wajah atau tidak menampilkan wajah, dengan narasi dan pesan yang jelas menempati jenis konten paling kuat, Begitu konten direkomendasikan ke relevan audience, ditonton dan suara kreator dalam video didengarkan oleh audience, maka konten akan kembali lagi di beranda audience yang antusias pada suara kreator dalam konten tadi, apalagi kalau pernah disave, dishare dan dikunjungi profilnya.


Penjelasan singkat ini semoga bisa memberi pemahaman pada semua kreator untuk memahami jenis konten masing-masing dan berapa posting dalam sehari untuk mencapai target FYP dalam waktu yang cepat.


Kalau masih bingung boleh tanya-tanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran (views) di konten kita, kalian bisa mencoba beberapa tips berikut: - Buat konten berkualitas: Pastikan konten Anda menarik, informatif, menghibur, dan menginspirasi.  - Posting secara konsisten: Posting konten secara rutin untuk menjaga minat audiens.  - Optimasi durasi dan format video: Video pendek (1-3 menit) cocok untuk engagement cepat, sementara video lebih panjang (5-10 menit) bisa meningkatkan total jam tayang. - Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan: Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.  - Tingkatkan interaksi: Ajak audiens berinteraksi dengan menanggapi komentar dan pesan.  - Manfaatkan tren dan challenge: Sertakan elemen viral seperti musik, hashtag, atau isi konten yang sedang banyak dibicarakan saat itu.  - Optimasi caption dan hashtag: Caption yang menarik perhatian dapat mendorong audiens untuk menonton konten.  - Libatkan pendukung merek: Libatkan pendukung merek An...

bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang?

Pernah ngerasa udah capek bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang? 😞" Aku pernah banget ada di fase itu. Rasa semangat ngonten yang tadinya gede, tiba-tiba menciut karena ngerasa kayak “kok gini-gini aja ya?” Padahal udah posting rutin, udah nyobain berbagai gaya, tapi hasilnya? Masih zonk. Sampai akhirnya aku pelan-pelan belajar... Bukan soal seberapa sering postingnya, tapi gimana cara kita bikin facebook percaya sama konten kita. Ternyata, ada beberapa hal penting yang dulu aku lewatin: 🌟 Detik pertama itu penentu hidup matinya konten kita. Kalau video kita gagal narik perhatian di 3 detik awal, yaudah... sayang banget, bisa nggak disebarin lebih luas. Makanya hook awal harus bener-bener kuat, jangan asal lewat. 🌟 Jangan terlalu loncat-loncat tema. Dulu aku bikin konten seenaknya, hari ini ngomongin A, besok B, lusa C. Ternyata itu bikin algoritma bingung: “Kamu ini mau dikenal sebagai apa?” Akhirnya aku fokus di 1 tema utama, dan pelan-pelan Instagram mula...

Apa itu Iklan Kemitraan (Branded Content)

Iklan Kemitraan (Branded Content)  FITUR MONETISASI IKLAN KEMITRAAN DI FACEBOOK APA ITU? Iklan Kemitraan (Branded Content) adalah fitur monetisasi yang memungkinkan kreator atau pemilik halaman berkolaborasi dengan merek (brand) untuk membuat konten bersponsor. Jadi, kreator bikin konten seperti biasa, tapi atas kerja sama dengan suatu brand — dan brand tersebut bayar untuk itu. BAHASA SEDERHANANYA: Ini seperti endorse, tapi resmi lewat Facebook. Kreator dan brand bekerja sama, lalu brand bisa ikut menampilkan logonya di konten kreator, bahkan mempromosikannya juga (dengan iklan berbayar). CONTOH KASUS SEDERHANA: Misalnya, kamu seorang kreator video di Facebook dan punya banyak followers. Lalu ada brand kopi yang ingin bekerja sama. Kamu bikin video lagi ngopi santai sambil cerita manfaat ngopi pagi-pagi. Kamu tandai brand kopi itu sebagai "Mitra Bisnis" di video tersebut. Nantinya, di postinganmu akan muncul tulisan: "Dengan [Nama Brand]" Brand bisa membayar kamu, ...