Langsung ke konten utama

Saya menyarankan memakai akun halaman,

 Nah ini pertanyaan yang bagus, kalau kalian ingin di kenali memang betul-betul dari konten kalian. Saya menyarankan memakai akun halaman, karena akun halaman ini awalnya memang sulit sekali untuk mendapatkan yang namanya followers. Karena membuat halaman baru Artinya kita memulai dari nol pengikut. 


Di akun halaman itu tidak ada yang namanya teman, adanya hanya pengikut. Kalau teman itu sudah pasti akan otomatis menjadi pengikut, kalau pengikut itu belum tentu menjadi teman kita. Makanya di akun halaman kalau konten kita itu kurang bagus, kurang menarik, atau kurang bermanfaat biasanya akan lebih sulit untuk mendapatkan pengikut baru. Karena di akun halaman, kita juga tidak bisa menjadi akun pemberi Bintang yang digunakan sebagian orang untuk mendapatkan pengikut baru. 


Beda dengan akun profil, atau yang dikenal sebagai Facebook profesional. Ketika mereka memulai mengubah Facebooknya ke mode profesional, itu mereka biasanya sudah mempunyai teman. Teman mereka,yang mereka punyai inilah yang akan berubah otomatis menjadi pengikut mereka, Nah inilah keuntungannya ketika kalian menggunakan akun profil. Kalian tidak akan kesulitan untuk mendapatkan teman atau bahkan pengikut, Dan biasanya mereka memanfaatkan fitur Bintang untuk menggaet pengikut. 


Tapi sayangnya kebanyakan, orang-orang yang menggunakan Facebook profesional. Itu teman-teman mereka itu biasanya agak kurang merespon ketika mereka mulai ngonten. Kebanyakan bukan malah mendukung, tapi mencibir. Nah sebagian banyak yang seperti itu tapi sebagian banyak juga kok yang berhasil ngonten di Facebook profesional. Jadi tipsnya kalian harus bisa membuat konten yang disukai teman ataupun pengikut kalian terlebih dahulu agar konten kalian mendapatkan respon dari mereka sehingga kalau kalian mendapatkan respon dari mereka sistem akan menyebarkan konten kalian lebih luas lagi sampai ke bukan Non pengikut. 


Tapi kalau kalian tidak bisa melewati teman ataupun pengikut kalian terlebih dahulu, mereka bisa merespon konten kalian biasanya view kalian itu akan stuck di situ-situ aja inilah yang akan membuat akun kalian itu tidak berkembang. Nah beda lagi kesulitannya di akun halaman, di akun halaman kalian itu hanya bisa menjual konten. Biasanya orang yang memfollow kalian itu,karena suka dengan konten Kalian adalah orang-orang yang tidak kalian kenal.Nah kalau disuruh memilih aku lebih memilih ngonten di akun halaman, karena yang kita jual memang benar-benar pure content.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran

Untuk meningkatkan jumlah pemutaran (views) di konten kita, kalian bisa mencoba beberapa tips berikut: - Buat konten berkualitas: Pastikan konten Anda menarik, informatif, menghibur, dan menginspirasi.  - Posting secara konsisten: Posting konten secara rutin untuk menjaga minat audiens.  - Optimasi durasi dan format video: Video pendek (1-3 menit) cocok untuk engagement cepat, sementara video lebih panjang (5-10 menit) bisa meningkatkan total jam tayang. - Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan: Gunakan tagar dan kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.  - Tingkatkan interaksi: Ajak audiens berinteraksi dengan menanggapi komentar dan pesan.  - Manfaatkan tren dan challenge: Sertakan elemen viral seperti musik, hashtag, atau isi konten yang sedang banyak dibicarakan saat itu.  - Optimasi caption dan hashtag: Caption yang menarik perhatian dapat mendorong audiens untuk menonton konten.  - Libatkan pendukung merek: Libatkan pendukung merek An...

bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang?

Pernah ngerasa udah capek bikin konten, tapi views-nya stuck di angka 200–400 doang? 😞" Aku pernah banget ada di fase itu. Rasa semangat ngonten yang tadinya gede, tiba-tiba menciut karena ngerasa kayak “kok gini-gini aja ya?” Padahal udah posting rutin, udah nyobain berbagai gaya, tapi hasilnya? Masih zonk. Sampai akhirnya aku pelan-pelan belajar... Bukan soal seberapa sering postingnya, tapi gimana cara kita bikin facebook percaya sama konten kita. Ternyata, ada beberapa hal penting yang dulu aku lewatin: 🌟 Detik pertama itu penentu hidup matinya konten kita. Kalau video kita gagal narik perhatian di 3 detik awal, yaudah... sayang banget, bisa nggak disebarin lebih luas. Makanya hook awal harus bener-bener kuat, jangan asal lewat. 🌟 Jangan terlalu loncat-loncat tema. Dulu aku bikin konten seenaknya, hari ini ngomongin A, besok B, lusa C. Ternyata itu bikin algoritma bingung: “Kamu ini mau dikenal sebagai apa?” Akhirnya aku fokus di 1 tema utama, dan pelan-pelan Instagram mula...

Apa itu Iklan Kemitraan (Branded Content)

Iklan Kemitraan (Branded Content)  FITUR MONETISASI IKLAN KEMITRAAN DI FACEBOOK APA ITU? Iklan Kemitraan (Branded Content) adalah fitur monetisasi yang memungkinkan kreator atau pemilik halaman berkolaborasi dengan merek (brand) untuk membuat konten bersponsor. Jadi, kreator bikin konten seperti biasa, tapi atas kerja sama dengan suatu brand — dan brand tersebut bayar untuk itu. BAHASA SEDERHANANYA: Ini seperti endorse, tapi resmi lewat Facebook. Kreator dan brand bekerja sama, lalu brand bisa ikut menampilkan logonya di konten kreator, bahkan mempromosikannya juga (dengan iklan berbayar). CONTOH KASUS SEDERHANA: Misalnya, kamu seorang kreator video di Facebook dan punya banyak followers. Lalu ada brand kopi yang ingin bekerja sama. Kamu bikin video lagi ngopi santai sambil cerita manfaat ngopi pagi-pagi. Kamu tandai brand kopi itu sebagai "Mitra Bisnis" di video tersebut. Nantinya, di postinganmu akan muncul tulisan: "Dengan [Nama Brand]" Brand bisa membayar kamu, ...