✅ 1. Facebook / Meta (Reels, In-Stream Ads, Stars)
Boleh monetisasi konten AI, dengan syarat:
Kontennya orisinal dan Anda punya hak atas kontennya
Tidak melanggar kebijakan (misalnya misinformasi, kekerasan, pornografi)
Bukan repost dari AI lain tanpa perubahan berarti
⚠️ Catatan:
Facebook tidak mempermasalahkan konten dari AI selama Anda sendiri yang membuat & mengolahnya
Tapi konten yang hanya slideshow gambar AI tanpa nilai tambah berpotensi tidak lolos monetisasi karena dianggap “low-quality”.
✅ 2. YouTube
YouTube mengizinkan monetisasi konten AI, termasuk:
Video AI
Narasi AI
Cerita AI
Animasi AI
Syarat YouTube:
Harus ada nilai tambah / kreativitas manusia
Tidak hanya menampilkan AI-generated content 100% tanpa editing atau narasi
Tidak mengulang konten yang sama
Contoh yang boleh dimonetisasi:
✔️ Cerita AI dengan narasi
✔️ Dokumenter AI yang diedit
✔️ Musik AI yang Anda produksi dan mixing
❌ Tidak boleh: Video sepenuhnya AI tanpa konteks, penjelasan, atau nilai kreatif.
❗ Platform lain:
TikTok
Bisa dimonetisasi lewat Creator Rewards / TikTok Shop
Konten AI boleh, asalkan unik dan tidak misleading
Reels AI boleh dimonetisasi (ads & bonus), asalkan konten orisinal
Blog / Website
Artikel AI boleh dimonetisasi (AdSense), asal:
Tidak spammy
Ditinjau ulang & diedit manusia
Tidak berisi plagiarisme
📌 Kesimpulan Besar
✔️ Konten AI bisa dimonetisasi
✔️ Platform besar (Facebook, YouTube, TikTok, Instagram) mengizinkan konten AI
✔️ Yang penting:
Tidak menyesatkan
Ada sentuhan kreatif manusia
Tidak melanggar aturan platform
Tidak hanya “gambar AI + musik + teks pasaran”

Komentar
Posting Komentar