Kenapa Akun Mannuvers harus mosting 6-7 konten sehari. Karena kontennya tergolong konten lemah; tanpa biometriks (wajah dan suara), tanpa teks, tanpa narasi, tanpa estetika editing, tanpa musik dan durasinya hanya 8—15 detik.
Sistem algoritma mungkin mendistribusikan kontennya ke relevan audience, tapi relevan audience yang berandanya sudah dilewati kontennya kemungkinan kehilangan sinyal karena minimnya metriks relevansi.
Berbeda dengan konten yang ada suara kreatornya, ada metriks relevansi yang sangat mendominasi, konten serupa akan kembali lagi pada audience yang pernah mendengarkan suara kreator dalam beberapa waktu.
Oleh karena itu untuk mempercepat sebaran konten semacam akun Mannuvers dan Moenive Raja Singkong, strateginya tidak mengandalkan titik balik konten ke beranda audience yang berandanya pernah dilewati, tapi dengan memperbanyak peluang audience untuk mengunjungi profil dan menonton beberapa konten di akun dia.
Ketika audience mengunjungi profil akunnya, disitulah sistem menditeksi mereka adalah audience relevan yang tidak lagi kehilangan sinyal metriks. Akan muncul lagi konten serupa dari akun Mannuvers di beranda orang yang pernah berkunjung ke profil dan menonton beberapa. Semakin banyak audience mengunjungi profil akunnya, maka semakin banyak relevan audience meski tidak follow akunnya.
Sedangkan konten video teks kutipan motivasi, doa, informasi dan edukasi FBPRO basis teks seperti akun Ahmad Badawi, yang tidak ada unsur suara kreator tergolong konten sedang, konten jenis ini memiliki pesan jelas yang ingin disampaikan ke audience.
Sistem algoritma akan mendistribusikan konten semacam ini ke relevan audience dari kata kunci yang terkandung dalam video bukan dari biometriks (suara/wajah), audience yang berandanya pernah dilewati konten seperti ini kemungkinan juga masih kehilangan sinyal karena sedikitnya metriks relevansi, tapi karena pesan yang disampaikan kuat ke audience, konten mudah dishare, disave, dikunjungi profil akunnya dan mudah difollow.
Setiap audience yang pernah melakukan share, save, mengunjungi profil, menonton beberapa konten, akan dianggap sebagai relevan audience oleh sistem dan akan menerima sebaran konten-konten selanjutnya di beranda mereka meski tidak follow akunnya.
Tapi mengapa harus 15 atau bahkan dia Mosting 25 konten? Karena jumlah kreator dengan tema konten edukasi FB-Pro sangat banyak sementara segmentasinya sempit, hanya relevan ke kreator pemula bukan ke semua pengguna Facebook seperti tema konten lain.
Di situlah persaingan sangat ketat, salah satu strateginya adalah dorong sistem dengan paksa dengan kata kunci berulang-ulang dengan postingan yang sangat banyak, maka sistem akan mendistribusikan konten-konten itu lebih dari akun yang hanya mosting sedikit.
Dan pada konten biometriks dengan suara asli kreator baik dengan wajah atau tidak menampilkan wajah, dengan narasi dan pesan yang jelas menempati jenis konten paling kuat, Begitu konten direkomendasikan ke relevan audience, ditonton dan suara kreator dalam video didengarkan oleh audience, maka konten akan kembali lagi di beranda audience yang antusias pada suara kreator dalam konten tadi, apalagi kalau pernah disave, dishare dan dikunjungi profilnya.
Penjelasan singkat ini semoga bisa memberi pemahaman pada semua kreator untuk memahami jenis konten masing-masing dan berapa posting dalam sehari untuk mencapai target FYP dalam waktu yang cepat.
Kalau masih bingung boleh tanya-tanya.

Komentar
Posting Komentar